3 Cara Reset HP Realme ke Pengaturan Pabrik Semua Tipe

Cara Reset HP Realme – therantnation.com. Sejak kemunculannya Realme berhasil menjelma menjadi yang banyak diburu pecinta HP tanah air. Disamping harganya murah, didalamnya juga terdapat spesifikasi yang bagus.

HP Realme menghadirkan inovasi dalam produk buatannya, mulai dari produk HP hingga AIoT atau Artificial Internet of Things. Meskipun terbilang baru di pasar smartphone global, namun terbilang agresif dalam hal peluncuran produk.

Namun ada juga yang mengalami eror, sehingga membutuhkan reset HP Realme untuk mengatasinya. Sebab tidak ada HP dari semua brand yang benar-benar sempurna.

3 Cara Reset HP Realme ke Pengaturan Pabrik dengan Mudah

Cara Reset HP Realme ke Pengaturan Pabrik dengan Mudah

Ada beberapa cara yang bisa Anda lakukan untuk reset HP Realme sesuai dengan kebutuhan dan keinginan. Maka bisa memilih yang paling mudah dan nyaman menurut Anda.

Berikut caranya.

1. Factory Reset

Sebelum melakukan factory reset ada baiknya melakukan back-up atau mencadangkan data dan file yang ada di HP Realme. Pasalnya proses ini akan menghilangkan seluruh data dan file secara permanen.

Berikut caranya.

  • Pertama pastikan HP Realme dalam keadaan hidup, masih dapat diakses dan tidak terkunci
  • Setelah itu masuk ke menu Settings
  • Selanjutnya scroll dan cari opsi menu Additional settings
  • Setelah berhasil masuk cari menu Backup and Reset
  • Nantinya pada bagian bawah akan menemukan menu Factory Data Reset
  • Langkah selanjutnya pilih opsi menu Erase All App and Deletable Apps
  • Lalu klik Erase Data
  • Tunggu beberapa saat hingga proses reset smartphone Realme Anda berhasil
  • Selesai

Note : untuk lamanya waktu factory reset umumnya bergantung pada banyaknya file yang ada pada HP tersebut.

2. Hard Reset

Selain factory reset dapat melakukan hard reset pada HP Realme apabila Anda tidak dapat mengakses HP. Misalnya HP dalam kondisi mati total, bootloop, hardbrick, atau lupa password.

Cara reset ini yang menggunakan sistem operasi ColorOS seperti Realme 5 Pro, Realme C2, Realme 6 Pro, dan lain-lain. Hard reset mengharuskan HP berada pada kondisi mati.

Sehingga terlebih dahulu Anda perlu menonaktifkan HP sebelum memulai proses ini.

Berikut caranya.

  • Setelah HP dipastikan mati tekan tombol Volume Down dan tombol Power secara bersamaan
  • Tunggu beberapa saat hingga dapat mengakses menu Recovery
  • Langkah selanjutnya akan diminta untuk memilih bahasa, pilih opsi Bahasa Inggris
  • Setelah itu klik Wipe Data
  • Jika sudah klik pada opsi Wipe Data (keep SMS, contact, and photos)
  • Nantinya akan muncul pop-up box yang meminta konfirmasi untuk melakukan hard reset, klik OK
  • Tunggu beberapa saat hingga proses hard reset berhasil
  • Setelah berhasil akan tertera informasi Wipe All Application Data Success
  • Langkah terakhir perlu melakukan reboot untuk memulai kembali pengaturan HP
  • Selesai

3. Hard Reset UI

Hard reset smartphone Realme UI berbeda dari Realme ColorOS, karena metode hard reset bergantung dari sistem operasi yang digunakan. Contohnya Realme 7 Pro yang menyematkan sistem operasi Realme UI terbaru.

Berikut caranya.

  • Pertama pastikan HP berada dalam kondisi mati, sehingga perlu menonaktifkan terlebih dahulu sebelum memulai proses hard reset
  • Setelah itu tekan tombol Volume Down dan tombol Power secara bersamaan, tahan beberapa saat hingga logo Realme muncul pada layar
  • Selanjutnya diminta untuk memilih bahasa, pilih Bahasa Inggris
  • Jika sudah pilih opsi menu Wipe Data and Cache
  • Nantinya akan muncul pop-up box yang meminta Anda untuk mengkonfirmasi proses hard reset, klik Yes untuk menyetujui
  • Setelah itu tunggu beberapa saat hingga proses hard reset berhasil
  • Jika proses telah selesai, lakukan Reboot untuk memulai kembali pengaturan HP
  • Selesai

Bagaimana cukup mudah kan untuk orang awam sekalipun. Jadi tidak perlu pergi ke konter ya untuk melakukan reset HP Realme tersebut.

Apa itu Reset HP ke Pengaturan Pabrik

Cara Reset HP Realme ke Pengaturan Pabrik

Reset HP merupakan proses pengembalian ke pengaturan semula. Sehingga kondisi HP sama seperti ketikamengeluarkan dari box saat pertama kali membeli.

Sehingga seluruh file maupun data lain yang tersimpan pada smartphone akan terhapus. Seluruh pengaturan HP yang sebelumnya telah di-setting oleh pengguna pun akan berubah.

Hal lain yang terkadang dilakukan oleh banyak orang ialah karena ingin menjual HPnya. Dengan reset maka semua data akan terhapuskan dan penjual tidak risau apabila HPnya telah berpindah tangan.

Perbedaan Reset dan Restart

Sebagai pengguna smartphone Android, istilah reset dan restart pasti sudah sering didengar. Keduanya mempunyai kesamaan untuk mengatasi masalah error baik pada skala besar maupun kecil sesuai kebutuhan dan keinginan pengguna.

Kedua kegiatan tersebut mempunyai perbedaan yang cukup jelas. Agar lebih memahaminya, Anda dapat menyimak pembahasan lengkapnya sebagai berikut.

1. Pengertian

Hal pertama yang perlu diketahui adalah pengertian dari istilah keduanya. Anda mungkin paling sering melakukan restart dimana ini merupakan kegiatan untuk mematikan smartphone untuk beberapa saat, kemudian menyalakannya kembali.

Lebih mudahnya, aktivitas satu ini juga sering disebut dengan memuat atau memulai ulang sistem pada perangkat sehingga seluruh aplikasi di dalamnya juga dihentikan. Setelah itu, baru dinyalakan kembali dengan tujuan agar HP menjadi fresh atau segar.

Reset adalah kegiatan lebih dari sekedar mematikan HP saja. Ini merupakan tindakan untuk mengembalikan pengaturan pabrik sehingga seluruh isinya akan menjadi seperti baru ketika pertama kali membelinya.

Melihat pengertiannya, maka reset biasanya dilakukan apabila terjadi error yang cukup parah sehingga tidak hanya bisa diselesaikan dengan restart hp saja. Terdapat dua jenis reset, yaitu hard dan factory reset.

Hard reset biasanya dilakukan dengan menggunakan tombol kombinasi tombol Power, Volume +, serta Home. Factory reset dapat dimulai dengan membuka Menu Setting, kemudian temukan sub menu Backup & Reset lalu pilih Factory data reset.

2. Kegunaan

Perbedaan kedua dapat dilihat dari kegunaannya. Seperti yang sudah sedikit diketahui dari tujuan, tindakan restart biasanya dilakukan pengguna Android apabila mengalami masalah kecil, seperti aplikasi freeze, sinyal buruk, dan lainnya.

Dengan melakukan restart, otomatis HP akan menjadi lebih segar lagi sehingga error ringan tersebut dapat segera membaik. Proses muat ulang bisa dilakukan sendiri tanpa perlu takut data-data dalam hp hilang.

Sementara itu, proses reset atau reboot biasanya dilakukan karena terjadinya error skala menengah sampai berat. Pada kendala ini, memuat ulang smartphone sudah tidak berguna atau tidak memberikan efek sama sekali sehingga perlu melakukan tindakan lebih agar HP dapat kembali berfungsi secara normal.

Mengembalikan setelan HP ke pabrik, membuat Anda menjadi seperti pengguna hp baru. Beberapa latar belakang masalah reset smartphone antara lain:

  • force close aplikasi yang sering terjadi
  • memori internal dan RAM yang sudah penuh
  • sistem mengalami kerusakan atau Corrupt
  • baterai sering cepat habis
  • masih banyak lagi lainnya

3. Pilihan Tepat sesuai Kondisi Hp

Risiko melakukan aktivitas baik reboot atau restart harus diketahui sebelum memilih mana yang paling tepat diterapkan pada masalah HP Anda. Terutama kegiatan reset hp Realme yang mempunyai kekurangan tersendiri.

Memuat ulang kembali HP cukup mudah dilakukan sendiri di rumah tanpa perlu bantuan teknisi khusus serta tidak perlu khawatir sebab data-data pada HP tidak akan hilang. Anda cukup mengikuti tutorial yang ada di internet kemudian menyesuaikannya dengan masalah pada smartphone, apakah memang ringan atau berat.

Jika HP mengalami kondisi kerusakan cukup berat pada bagian software, termasuk corrupt sampai memori yang penuh, maka dapat melakukan Factory Reset. Kegiatan ini sebenarnya bisa dilakukan sendiri, tetapi banyak pengguna yang cukup khawatir.

Sebelum melakukan reset, pastikan sudah back up seluruh data dalam hp, termasuk kontak, foto, sampai sejumlah data-data penting. Hal ini karena, reboot akan membuat seluruh data dalam memori internal hilang tanpa dapat dipulihkan kembali.

Apa Fungsi Factory Reset

Apa Fungsi Factory Reset

Dengan melakukan instalasi ulang sistem, maka sama dengan melakukan dengan format memori, namun ada perbedaan dari factory reset yang tidak akan menghapus data pada SD Card atau MicroSD. Fitur ini telah banyak terdapat pada sistem operasi, salah satunya Android.

Tujuan dari Factory Reset Android bukan hanya mengembalikan smartphone ke pengaturan pabrik, tetapi juga bermanfaat untuk mengatasi masalah-masalah yang ada pada Android. Berikut fungsi dari Factory Reset.

1. Membersihkan virus dan malware

Factory Reset mampu membantu menghapus virus dan malware. Serangan virus atau malware akan mempengaruhi kinerja smartphone anda.

Apabila Anda merasakan lemot, hang, ataupun yang lain pada smartphone, maka kemungkinan besar hal tersebut terjadi karena virus. Cara mengatasi hal tersebut yaitu dengan Factory Reset yang mampu menghapus virus dan malware pada Android kalian.

2. Membuang Privasi dan Data Pribadi

Biasanya pada sebuah Smartphone terdapat banyak aplikasi dan berisi beberapa akun yang sudah terdaftar. Aplikasi tersebut seperti media sosial, game, toko online, dan masih banyak lagi.

Untuk menghapus data-data pribadi yang ada di aplikasi tersebut, cukup menggunakan Format Factory. Dengan cara ini akan memudahkan untuk menghapus data pribadi tanpa harus menggunakan cara yang ribet.

3. Mengatasi Smartphone Lag

Terkadang mengalami masalah error atau hang saat menggunakan Android. Sebagai contoh, saat membuka aplikasi, nonton video, atau kegiatan lainnya. Fungsi pada aplikasi yang dijalankan juga terpengaruh dari spesifikasi smartphone. Karena data yang tersimpan pada memori internal akan semakin banyak.

Cara yang sering dilakukan pengguna adalah dengan membersihkannya secara instan dengan memanfaatkan fungsi Factory Reset smartphone. Selain membersihkan data, hal ini juga dirasa mengurangi LAG dan lemot karena penurunan performa smartphone.

4. Mengosongkan Ruang Penyimpanan Internal

Smartphone Android sering digunakan untuk menyimpan berbagai macam file baik itu file dokumen, musik, gambar, video, dan sebagainya. Dengan menyimpan berbagai file tersebut, akan membuat memori internal menjadi penuh.

Anda bisa mengosongkan memori internal dengan melakukan factory reset. Dengan demikian, bisa dilakukan tanpa harus menghapus data satu per satu.

5. Menghapus Aplikasi hingga Tuntas

Manfaat lain dari factory reset di smartphone Android adalah untuk menghapus aplikasi hingga ke akarnya. Ketika menghapus suatu aplikasi di Android, sebenarnya aplikasi tersebut masih menyisakan sisa atau biasa disebut dengan residual file.

File residu tersebut bisa membuat ruang penyimpanan/memori menjadi penuh. Untuk bisa menghapus aplikasi hingga sampai ke file sampah-sampahnya atau cache, maka Anda harus melakukan Factory Reset.

6. Kinerja Android Menjadi Normal Kembali

Semakin lama penggunaan Android, maka kinerja HP tersebut lama kelamaan akan menurun. Hal ini biasanya disebabkan karena ruang penyimpanan yang semakin penuh dan juga cache atau sampah yang semakin menumpuk.

Pengguna Android disarankan untuk menghapus aplikasi dan cache sehingga kinerja akan kembali optimal. Anda juga bisa melakukan Factory Reset untuk mengembalikan kinerja smartphone.

Persiapan Sebelum Reset HP yang Perlu Dilakukan

Factory reset dapat menghilangkan pengaturan, file, serta data yang ada. Untuk itu lakukan beberapa persiapan di bawah ini sebelum memutuskan reset HP kembali ke pengaturan pabrik.

Berikut persiapannya.

1. Back-up Kontak dan SMS

Salah satu yang wajib dilakukan sebelum reset HP adalah melakukan back-up kontak telepon. Anda dapat memindah kontak yang ada pada penyimpanan telepon ke penyimpanan SIM card.

2. Back-up Chat WhatsApp

WhatsApp menjadi salah satu aplikasi perpesanan instan populer yang banyak digunakan. Apabila Anda menggunakan WA, tidak lupa untuk melakukan back-up data agar riwayat pesan tidak akan hilang.

3. Back-up File Penting

Selain kontak dan chat perlu melakukan pencadangan juga file seperti lagu, video, foto, dokumen, ataupun file penting lainnya. Anda dapat memindahkan data tersebut ke laptop ataupun komputer atau simpan di dalam flashdisk.

Selain memindahkan ke perangkat lain juga dapat melakukan back-up melalui Cloud Storage Online mulai dari Dropbox, Mediafire, Google Drive, dan masih banyak lagi. Bisa menggunakan layanan versi gratis apabila filenya tidak terlalu banyak.

4. Back-up Aplikasi

Meskipun aplikasi yang hilang karena proses factory reset nantinya masih dapat diunduh di Google Play Store. Namun apabila jumlah aplikasi cukup banyak maka akan sangat merepotkan jika harus mengunduh kembali aplikasi satu persatu.

Karena itu dapat melakukan back-up aplikasi dengan memanfaatkan aplikasi Titanium Back-up. Namun sebelum menggunakan aplikasi Titanium, HP Anda harus sudah berada pada kondisi root.

Kelebihan Reset HP

Sebagai pengguna Android melakukan reset atau mengembalikan HP pada pengaturan pabrik menjadi opsi ketika hp mengalami kerusakan skala menengah sampai cukup berat. Namun tahukan Anda terdapat kelebihan dan kekurangan mereset hp.

Berikut informasi kelebihan dalam melakukan Factory Reset.

1. Performa Kembali Normal

Kelebihan pertama adalah HP akan bekerja secara normal kembali seperti sebelum terjadinya error atau kerusakan. Hp Android yang mengalami error, tentu saja membuat kinerjanya menurun sehingga beberapa aktivitas tidak dapat dijalankan dengan sempurna serta menimbulkan kejengkelan tersendiri.

Setelah reset berhasil, Anda akan merasakan performa semakin bagus sehingga terasa seperti membeli smartphone baru. Dengan demikian, menggunakan HP menjadi tidak perlu khawatir lagi dengan kendala seperti memori penuh, force close app, dan lainnya.

2. Aplikasi di Hapus dengan Sempurna

Melakukan pengembalian setelan pabrik pada hp memberikan keuntungan berupa aplikasi yang akan dihapus secara sempurna sampai akar-akarnya. Jika melakukan penghapusan secara manual, maka biasanya masih akan menyisakan data-data yang ada di folder Explorer atau File Manager Anda.

Jika seluruh data pada aplikasi dihapus, maka membuat penyimpanan lebih longgar. Selain itu, tidak ada file sampah di dalamnya membuat Anda bisa mengunduh kembali aplikasi dengan versi paling baru sehingga dapat berjalan lebih lancar tanpa khawatir adanya gangguan.

3. File Sampah Sudah Hilang

Masih berkaitan dengan aplikasi yang dihapus secara tuntas, maka sampah-sampah file di dalamnya juga akan ikut hilang. Data-data cache ini sangat mengganggu kinerja ponsel. Walaupun rajin membersihkannya setiap hari, cache akan terus muncul seiring lamanya penggunaan aplikasi pada smartphone.

Dengan hilangnya seluruh file sampah pada hp dimana jumlahnya dapat sangat besar, membuat Anda tidak perlu takut lagi untuk akses aplikasi karena dijamin tidak akan lemot/lag. Keadaan hp yang bersih cache juga memberikan dampak RAM jadi lega.

4. Memori Penyimpanan Menjadi Lega Kembali

Memori penyimpanan yang lega kembali terjadi karena file sampah dan aplikasi telah dihapus. Dengan demikian, mampu meningkatkan performa HP tersebut menjadi semakin baik sehingga membuka aplikasi apa saja tidak perlu menunggu loading terlalu lama.

Kondisi seperti baru karena penyimpanan yang menjadi longgar membuat pengguna dapat melakukan aktivitas apa saja secara lancar, tidak hanya untuk membuka aplikasi saja. Beberapa kegiatan lain juga sangat mudah diakses, salah satunya internet.

5. Tidak Ada Virus atau Malware

Kerusakan pada HP dapat disebabkan oleh adanya virus atau malware. Dengan melakukan proses reset, maka gangguan dari virus ini tidak akan muncul membuat kinerja HP menjadi semakin mulus tanpa takut loading atau melambat.

Biasanya, meskipun kapasitas memori penyimpanan besar, tetapi terdapat virus atau malware, akan sangat mengganggu kinerja smartphone. Dengan demikian, reset menjadi solusi untuk menghilangkannya.

6. Dapat Unduh Aplikasi Lagi sesuai Kebutuhan

Kelebihan berikutnya yang dapat Anda peroleh setelah Factory Reset adalah bisa mengunduh aplikasi apa saja. Namun, perlu diingat agar hanya menginstall app yang benar-benar dibutuhkan supaya memori penyimpanan tidak cepat penuh lagi.

Longgar RAM setelah mengembalikan ke pengaturan pabrik, membuat pengguna Android harus memasang kembali aplikasi karena sudah terhapus. Gunakan app paling sering digunakan supaya tidak terjadi error atau beban lagi untuk smartphone.

Kekurangan Reset HP

Kekurangan reset HP dapat Anda lihat pada penjelasan di bawah ini.

1. Fungsi Antena Menurun

Tahukah Anda meskipun reset membuat HP mempunyai kinerja yang kembali membaik, namun mempunyai risiko kerugian berupa menurunnya fungsi antenna. Jika sudah begini, maka tidak butuh waktu lama, smartphone mengalami penurun kinerja juga.

Penurunan fungsi antenna yang mempunyai fungsi sebagai penerima sinyal telepon membuat terjadinya beberapa masalah. Salah satunya adalah sering terjadi gangguan jaringan atau masalah berada di luar jangkauan.

2. Hilangnya Data-Data Pribadi

Data-data sampah atau cache aplikasi yang dihapus sampai akar memang sangat menguntungkan. Tetapi, perlu diingat data pribadi di dalamnya juga akan hilang mulai dari foto, video, musik, dokumen, akun email dan password untuk media sosial, m-banking, toko online, sampai game.

Dengan adanya kerugian ini, maka sebelum mengembalikan ke pengaturan pabrik, pengguna disarankan melakukan backup agar aman.

3. Aplikasi Menjadi Sering Force Close

Kekurangan berikutnya adalah akan sering menghadapi Force Close aplikasi atau app yang sering keluar sendiri padahal masih menggunakannya. Tidak hanya itu saja, jika sudah parah, aplikasi justru menjadi berhenti dan hang.

Kejadian ini sering dialami oleh pengguna yang melakukan Factory Reset sehingga justru akan menimbulkan masalah baru. Dengan demikian, segera lakukan pengecekan secara mendetail agar tidak kerusakan tidak semakin parah.

Resiko Reset HP Realme Secara Berlebihan

Resiko Reset HP Realme Secara Berlebihan

Factory reset menjadi salah satu jalan pintar para pengguna Android apabila HP mereka mengalami error yang cukup parah. Namun di balik kegiatan tersebut, tentu saja terdapat risiko yang harus ditanggung.

Berikut sejumlah risiko melakukan reset hp Realme.

1. Data di Memori Internal akan Terhapus

Risiko pertama yang menjadi catatan penting bagi pengguna sebelum melakukan reset adalah hilangnya data-data di memori internal. Seluruh data yang disimpan, baik berupa foto, video, musik, dokumen, dan masih banyak lagi akan terhapus tanpa terkecuali.

Dengan adanya risiko ini, maka sangat disarankan kepada pengguna untuk melakukan backup atau pencadangan data terlebih dahulu, seperti ke Google Drive atau menggunakan Memory Card. Setelah itu, pastikan SD Card dilepas saat melakukan proses reboot.

2. Logout Semua Aplikasi

Risiko berikutnya yang cukup merugikan adalah dapat membuat logout dari semua aplikasi, termasuk email, media sosial, akun banking, e-wallet, e-commerce, game, dan masih banyak lagi lainnya. Jika sudah seperti ini, tentu saja akan kesulitan login kembali, terlebih jika Anda lupa dengan password di setiap akun.

Kemungkinan tidak dapat login kembali sangat besar karena sudah banyak pengguna mengalami kendala ini setelah melakukan reset. Mengetahui dampak ini, maka Anda bisa menyiapkan informasi kata sandi dan email setiap akun di aplikasi-aplikasi di hp agar tidak lupa dengan cara mencatatnya.

3. HP Menjadi Terkunci

Risiko yang harus diwaspadai bagi pengguna Realme yang akan mereset HP adalah karena adanya kemungkinan terkunci. Maksud dari dampak ini adalah setelah proses reboot selesai, hp dapat menjadi terkunci sehingga membutuhkan kata sandi/PIN dari akun yang sudah login pada HP Android sebelumnya.

Pada hp Android, biasanya HP akan terhubung pada akun Google sehingga sebelum mereset alangkah baiknya mencatat atau menghafal email serta kata sandi. Selain itu, pastikan juga menghapus akun tersebut supaya terhubung pada satu akun tersebut.

4. Bootloop

Risiko selanjutnya adalah terjadinya bootlop dimana ini adalah kondisi smartphone yang mengalami mati total karena proses reset pabrik yang tidak berjalan dengan baik. Dampak tersebut, membuat kerusakan semakin parah sehingga membutuhkan penanganan dari teknisi ahli.

Kerusakan yang disebabkan oleh bootloop biasanya terjadi karena software yaitu bagian sistem operasinya. Terjadinya bootloop bisa karena beberapa kemungkinan lain seperti saat proses reset baterai habis, dimana syaratnya minimal harus tersedia sebesar 50%.

Jika kurang dari syarat minimal ini, maka kemungkinan mati total bisa terjadi.

Penutup

Demikianlah cara reset HP Realme ke pengaturan pabrik paling mudah untuk dilakukan bagi yang ingin me-reset perangkat HP karena alasan tertentu. Tentunya cara diatas sangat mudah dipahami dan dilakukan oleh siapapun.

Untuk berjaga-jaga agar file dan data yang ada di SD Card HP Realme tidak hilang, sebelum melakukan factory reset dapat melepas SD Card terlebih dahulu. Semoga informasi diatas bermanfaat dan bisa sukses.

Baca Juga